Sabtu , 28 Oktober 2017 Pkl 07.00 s.d  07.40 WIB bertempat di halaman Kantor Makodim 0804 / Magetan Jl Panglima Sudirman No 42 Magetan dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 tahun 2017 sebagai pejabat Irup Dandim 0804/Magetan Letkol Arm Heri Bayu Widiatmoko, Dan Up Danramil 0804/11-Takeran Kapten Inf Sarpan Pa Up Pasi Pers Kodim 0804/Magetan Kapten Caj Jemani, Pembaca Doa Kapten Inf Efendi Santoso danramil 0804/13 Bendo, Pembacaan Teks Keputusan Kongres Pemuda İndonesia 1928 Kapten Cba Dyah Nilasari, Pembacaan UUD 45 kapten Inf Priyono Danramil 0804/06 Maospati, diikuti oleh 235 orang  personil militer dan PNS Kodim 0804/Magetan.

Dandim Letkol Arm Heri Bayu Widiarmoko membacakan Amanat  MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA,   Delapan puluh sembilan tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 28 oktober 1928, sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air berkumpul di sebuah gedung di Jalan Kramat Raya, daerah Kwitang Jakarta. Mereka mengikrarkan diri sebagai satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa yaitu, Indonesia. Sungguh, sebuah ikrar yang sangat monumental bagi perjalanan sejarah bangsa Indoncsia. Ikrar ini nantinya, 17 tahun kemudian melahirkan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, tanggal 17 Agustus 1945. Kita tentu patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia yang sudah melahirkan Sumpah Pemuda Sudah seharusnya kita meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya. Bandingkan dengan era sekarang. Hari ini, sarana transportasi umum sangat mudah. Untuk menjangkau ujung timur dan barat Indonesia hanya dibutuhkan waktu beberapa jam saja. Untuk dapat berkomunikasi dengan pemuda di pelosok- pelosok negeri ini, cukup dengan menggunakan alat komunikasi, tidak perlu menunggu datangnya tukang pos hingga berbulan-bulan lamanya. Interaksi sosial dapat dilakukan 24 jam, kapanpun dan di manapun.

 Dalam sebuah kesempatan, Presiden Republik Indonesia yang pertama, Bung Karno pernah menyampaikan Jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda, Kalau sekadar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air, Tapi ini bukan tujuan akhir. Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bpk r, Joko Widodo yang selama ini memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pembangunan kepemudaan Indonesia. Bulan Juli 2017 yang lalu, Bapak Presiden telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan. Melalui Perpres ini, peta jalan kebangkitan pemuda Indonesia terus kita gelorakan. Bersama pemerintah daerah, organisasi kepemudaan dan sektor swasta, kita bergandeng tangan, bergotong royong melanjutkan api semangat Sumpah Pemuda 1928.Up selesai dilanjutkan  Pembacaan Doa (tsr dim 0804)

Tinggalkan Balasan