Magetan, pada hari ini Jumat tgl 3 November 2017, Pkl 08.30 WIB s/d Pkl 10 30 WIB, bertempat di Dukuh Kauman Ds Balegondo Kec Ngariboyo Kab Magetan, telah dilaksanakan kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangun Masjid Tahfidz di dkh Kauman Ds Balegondo Kec Ngariboyo Kab Magetan ditandai dengan peletakan Batu Pertama oleh Bupati Magetan Dr.Drs.H.Sumantri,MM, dihadiri    Bupati Magetan Dr Drs H Sumantri. MM. Jajaran Gorkopimda Kab Magetan. Dandim 0804/Mgt di wakili Kapt Inf Suwarno. Dansecata Letkol inf Ato Sudiatna.Jajaran Forkopimca Kec Ngariboyo. Toga tomas ds balegondo.Ketua Kementerian Agama magetan bpk Drs H Muchdar mm. Kepala dinas sosial magetan Drs H parni msi. Ketua PDAM bpk Wile Krisdianto. Kades Balegondo Siti Matoyah. Yang diikuti sekitar 200 orang.

Dalam rangkaian acara tersebut Bupati Magetan memberikan pengarahan kepada warga kecamatan ngariboyo bahwa masjid merupakan tempat konsolidasi ideologi islam dan membangun serta membentuk budaya dan perangai Islam.

“Masjid untuk membangun komunitas dan silaturahmi Islam, oleh karena itu Masjid tidak boleh tertutup tetapi harus terbuka untuk Islam,” jelasnya.

Bupati Magetan juga menambahkan, masjid itu sebagai tempat saling berbagi kepedulian dan saling berbagi pikiran, hati dan apa saja serta tidak boleh ada penyesatan, jangan pakai masjid untuk politik tetapi membangun silaturahmi Islam yang kental, masjid juga harus dekat dengan pemerintah dan negara.

Kepala Desa Balegondo Siti Matoyah menjelaskan Momentum ini merupakan kegiatan yang sangat bersejarah bagi rakyat kecamatan Ngariboyo dengan kehadiran Bupati Magetan ditengah kesibukannya namun menyempatkan diri hadir pada peletakan batu pertama pembangunan masjid Masjid Tahfidz Di Desa Balegondo Kec Ngariboyo Kab Magetan.

Pembangunan masjid di area seluas 2200 meter dengan daya tampung 500 orang dengan rincian anggaran 720 juta rupiah yang didapat dari infak penduduk desa ini nantinya akan menjadi tempat sholat dan ibadah-ibadah kepada Allah SWT secara berjamah oleh warga sekitar yang selama ini terkadang tidak muat karena banyaknya jamaah yang ikut melaksanakan sholat berjamaah terang Kepala Desa Balegondo.(tsr 0804)

Tinggalkan Balasan