Plaosan, Danramil 0804/02 Plaosan Kapten Inf Waluyo Utomo memberikan materi wawasan kebangsaan terhadap siswa siswi SMPN 4 Mejayan Madiun. Siswa siswi yang sedang latihan dasar kepemimpinan dan manajemen sekolah disanping mendapat materi teori di ruangan juga dilatih disiplin dan pembinaan karakter melalui baris berbaris di lapangan parkir wisata sarangan.

Danramil 02 Plaosan Kapten Inf Waluyo Utomo dalam memberikan materi kepemimpinan menjelaskan tentang 11 azas kepemimpinan terhadap siswa siswi yang nantinya akan menjadi tauladan terhadap teman temanya disekolah, namun dalam kesempatan yg baik tersebut tidak kalah pentingnya Danramil mengingatkan bahwa para siswa sekalian 10 tahun yang akan datang akan menjadi pelaku bonus demografi ( maksud dari bonus demografi adalah usia produktif lebih banyak dari pada usia tua/jompo yang sudah tdk mampu bekerja lagi )

Bahkan di Jawa Timur bonus demografi lebih cepat yaitu mulai pada th 2019 jika dibandingkan dengan bonus demografi secara nasional ( paparan Pakde Karwo tgl 13 Nop 2017 di Grand City Syrabaya)

Mengapa hal ini perlu diingatkan kepada para siswa sekalian karena Bangsa Asing dan Aseng yang ingin menguasai Negara Kita  sengaja menjadikan generasi muda Indonesia sebagai sasaran proxy war, mereka merusak generasi muda dengan berbagai cara melalui narkoba,  sex bebas,  gaya hidup, miras,  dan ciptakan rasa malas pada generasi muda Indonesia dengan cara diberi kemudahan kemudahan dan fasilitas hidup yang serba mewah, serba instan.

Suatu ancaman di Negerei ini yang sangat membahayakan apabila usia produktif kita banyak jumlahnya akan tetapi Tidak berkwalitas/tidak mempunyai kemampuan bejerja apalagi ditambah sulitnya mencari pekerjaan di Negeri ini bahkan semakin diperparah dengan masuknya TKA yang tidak terbendung

Sekarang ini TNI mendapat tugas mendampingi petani disawah, dari pengamatan kami selama ini bahwa para petani yang bekerja kebanyakan usia mereka antara 40 s d 60 tahun, hal ini juga merupakan ancaman bagi Bangsa ini dimana negara kita adalah negara agraris mayoritas penduduknya bertani namun jangka waktu 15 sd 20 tahun yang akan datang dimana orang² yang mau mengolah sawah sekarang ini sudah tidak mampu lagi sedangkan generasi berikutnya tidak ada kemanpuan mengolah sawah.

Sebelum diakiri Danramil berpesan mulai dari sekarang biasakan berfikir positif, berfikir hal hal yang berguna bagi masa depan sebab “Apa yg kalian pikirkan itulah yg akan diucapkan,  ucapan akan dilakukan,  kelakuan atau perbuatan akan menjadi kebiasaan, kebiasaan itulah yg disebut karakter, sedangkan karakter adalah masa depan kalian. Jadi kesimpulanya adalah masa depan kalian tergantung dari apa yg kalian pikirkan sekarang.

Tinggalkan Balasan