Karangrejo,Jumat 27 Januari 2018.Pertemuan yang di laksanakan oleh kelompok tani Tekun Tani yang di ikuti oleh anggotanya berjumlah 50 orang.Hadir dalam pertemuan rutin antara lain,babinsa desa Baluk Serda Nur Basuki,kordinator PPL Kasmuri,Petugas Penyuluh Lapangan Suwarno,ketua Gapoktan Tani Ridho H Mubin,serta Ketua kelompok tani bpk Anwar.

Ketua kelompok tani bpk Anwar dlm sambuatanya mengatakan ucapan puji syukur kepada Alloh Swt,pada pagi hari ini kita masih di berikan nikmat dan hidayahnya,sehingga dapat menghadiri acara ini.Kelompok tani Tani Tekun ini membawai dua dusun yaitu dusun Grogolan dan dusun Demping yang mempunyai anggota berjumlah 50 orang. Kepada para anggota kelompok agar mendengarkan dan menanyakan apa apa yang akan di sampaikan oleh PPL.

Kasmuri selaku Kordinator PPL, menekankan kepada petani tentang pentingnya pertenuan ini,dengan adanya pertemuan kelompok tani yang di laksanakan pagi ini,akan mengetahui permasalahan ataupun kendala yang di hadapi di lapangan oleh para petani,kami selaku BPP Karangrejo mengapresiasi kegiatan ini. Kepada para pengurus poktan Tekun Tani program maupun rencana ke depan segera di susun dan di sosialsasikan ke anggotanya.Dan untuk ketua poktan supaya membuat gubuk tani agar pertemuan berikutnya bisa di tempati untuk menyampaikan informasi.

PPL bpk Suwarno dlm sambutanya mengatakan agar para petani saat tanam sampai perawatan agar selalu kordonasi dengan PPL,agar hasil tanaman saat panet dapat meningkat. Mengenai pemupukan sesuai dengan anjuran pemerintah laksanakan pemupukan secara berimbang antara pupuk hayati,pupuk organik dan pupuk kimia.

Serda Nur Basuki di hadapan para petani mengatakan bahwa untuk menyuseskan program pemerintah yaitu Swsembada Pangan,telah di laksanakan MOU antara menteri Pertanian dan KSAD,maka dari itu ada tugas tambahan untuk para babinsa melaksanakan pendampingan pertananian mulai dari tanam sampai panen,kami mengharapkan para petani agar menjual sebagian hasil panenya ke Bulog,karena Pemerintah sudah banyak membantu para petani di antaranya penyedian bibit,kemudahan mendapatkan pinjaman,ataupun subsidi pupuk.

Di samping pendampingan pertanian yang selalu bekerjasama dengan Petugas Penyuluh Lapangan(PPL),babinsa juga melaksanakan pengawalan pupuk bersubsidi,hal ini di harapkan supaya pupuk bersubsidi tepat sasaran dan tidak ada permainan harga oleh Kios.

Saya bangga kepada para petani desa Baluk telah menjadi percontohan di kabupaten Magetan dengan telah di laksanakan Louncing Perdana Kartu Tani beberapa waktu yang lalu,hal ini akan menertipkan pendistribusian pupuk bersubsidi agar benar benar sampai ke petani. Di akhir acara di adakan tanya jawab,yang di pandu langsung oleh bpk Kasmuri selaku kordinator PPL karangrejo

 

Tinggalkan Balasan