BENDO, Kartu Tani adalah sebagai database petani yang akurat, yang juga difungsikan sebagai alat penebusan pupuk bersubsidi pada agen pupuk. Dengan kartu tani tersebut distribusi pupuk bersubsidi dapat lebih terkontrol, karena akan tercatat secara real time – on line dan dapat dipantau melalui sarana Dashboard yang telah disediakan. BNI menjadikan Kartu Tani sebagai sarana pemberian layanan perbankan yang lebih lengkap bagi para petani, termasuk untuk menabung dan mendapatkan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) Budidaya Pertanian. Dengan demikian, diharapkan akan terjadi peningkatan kesejahteraan petani. Sebelum kartu tani tersebut dibagikan maka perlu adanya sosialisasi kepada ketua gapoktan maupun ketua poktan agar mengetahui manfaat-manfaat serta cara penggunaannya dari kartu tani tersebut. Maka hari ini diadakan sosialisasi bertempat di kantor pertanian kecamatan bendo. (Kamis, 01/02/18)

Acara tersebut dihadiri oleh Forkopimca Bendo diantaranya Sekcam Bendo Drs. Hari Subagyo. Danramil 0804/13 Bendo Kapten Inf Efendi Santoso, Wakapolsek Bendo Iptu Yani CH, Dinas TPHPKP bapak Muslih, Petugas BNI Madiun Bapak Asep, Kades seluruh kecamatan bendo, Ketua gapoktan dan ketua poktan sekecamatan bendo dan undangan 70 orang.

Bapak muslih selaku petugas TPHPKP Magetan mengucapkan Terima kasih kepada para pemilik kios pupuk sudah lancar penyaluran pupuk sampai ke petani. Tahun 2018 wilayah Kabupatrn magetan memperoleh subsidi pupuk 5 ribu ton. Nantinya untuk petani akan menerima kartu dan rekening dari BNI untuk pemakaian dan syarat biar petugas dari BNI yang memberikan. Agar gapoktan dan poktan di Kel/Desa. mempunyai badan hukum untuk penyaluran pupuk bersubsidi. Kami berpesan agar dari tingkat distributor pupuk menunjuk kios dan agen untuk diberikan kepada pengecer dilanjutkan ke petani. Distributor mempunyai kewajiban untuk penyaluran pupuk aman, lancar, tertib dan tepat waktu sampai ke petani – petani. Diharapkan distributor pupuk untuk menjual pupuk subsidi di dalam wilayah jangan sampai menjual keluar wilayah guna meminimalisir masalah. Kami berharap kerjasamanya dengan Kepolisian dan TNI untuk membantu pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi. Saat ini dinas pertanian bekerjasama dengan BNI untuk ikut membantu dalam pelaksanaan pembelian pupuk bersubsidi melalui KUR ( kredit usaha rakyat ). Untuk penggunaan kartu tani hanya petani diwilayah Jawa yang mempunyai dan memiliki kartu tani, Kami berpesan kepada distributor, kios / agen dan pengecer pupuk jangan sampai bermain didalam pupuk bersubsidi dan tidak sesuai dengan peruntukannya maka bila itu terjadi kami tidak akan main – main dan menindak sesuai hukum yang berlaku.

“Kami dari pihak BNI akan menyampaikan tentang apa Kartu tani Itu dan penggunaannya, maka akan kami sampaikan kepada Bapak dan Ibu sekalian seperti yang telah disampaikan oleh Bapak Muslih. Kartu Tani merupakan kartu yang diberikan untuk membantu petani menerima bantuan dari Pemerintah. Dengan adanya kartu tersebut, para petani bisa memanfaatkan pembiayaan KUR untuk memaksimalkan potensi hasil pertanian. Kami juga akan melakukan sosialisasi kepada poktan dan para petani di pedesaan untuk menjadikan perbankan sebagai mitra kerja yang baik,Skema KUR yang ditawarkan menguntungkan bagi petani untuk memaksimalkan hasil panennya. Pemegang Kartu Tani tidak membutuhkan waktu lama dan bunga yang diberikan tergolong rendah”. Itulah paparan yang disampaikan bapak Asep selaku petugas dari bank BNI Madiun. (R-13)

Tinggalkan Balasan