PANEKAN – Kartu Tani adalah sebagai database petani yang akurat, yang juga difungsikan sebagai alat penebusan pupuk bersubsidi pada agen pupuk. Dengan kartu tani tersebut distribusi pupuk bersubsidi dapat lebih terkontrol, karena akan tercatat secara real time – on line dan dapat dipantau melalui sarana Dashboard yang telah disediakan. BNI menjadikan Kartu Tani sebagai sarana memberian layanan perbankan yang lebih lengkap bagi para petani, termasuk untuk menabung dan mendapatkan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) Budidaya Pertanian. Dengan demikian, diharapkan akan terjadi peningkatan kesejahteraan petani. Sebelum kartu tani tersebut dibagikan maka perlu adanya sosialisasi kepada ketua gapoktan maupun ketua poktan agar mengetahui manfaat-manfaat serta cara penggunaannya dari kartu tani tersebut. Kegiatan sosialisasi kartu tani tersebut dilaksanakan  di pendopo kecamatan Panekan yang dihadiri oleh Ketua Gapoktan Serta Ketua Poktan Kecamatan Panekan.  (Selasa, 06/02/18)

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimka Panekan diantaranya camat panekan bpk Djuri S, sos. Danramil 0804/03  lettu Cba Ahmad Mubangkit,  Kapolsek Panekan AKP sukarno, Dinas TPHPKP bapak Muslih, Petugas BNI pembantu cab.  Magetan Bapak Adit, mantri tani , angt PPL kec panekan,  Kades seluruh kecamatan Panenekan Ketua gapoktan dan ketua poktan sekecamatan panekan dan undangan 100 orang.

Bapak muslih selaku petugas TPH PKP Magetan mengucapkan Terima kasih kepada para pemilik kios pupuk yang sudah menyalurkan pupuk sampai ke petani. Tahun 2018 wilayah Kabupaten magetan memperoleh subsidi pupuk 5 ribu ton. Nantinya untuk petani akan menerima kartu dan rekening dari BNI untuk pemakaian dan syarat biar petugas dari BNI yang memberikan. Agar gapoktan dan poktan di Kel/Desa. mempunyai badan hukum untuk penyaluran pupuk bersubsidi. Kami berpesan agar dari tingkat distributor pupuk menunjuk kios dan agen untuk diberikan kepada pengecer dilanjutkan ke petani. Distributor mempunyai kewajiban untuk penyaluran pupuk aman, lancar, tertib dan tepat waktu sampai ke petani – petani. Diharapkan distributor pupuk untuk menjual pupuk subsidi di dalam wilayah jangan sampai menjual keluar wilayah guna meminimalisir masalah. Kami berharap kerjasamanya dengan babinsa koramil panekan dan babin kamtibmas polsek panekan untuk membantu pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi. Saat ini dinas pertanian bekerjasama dengan BNI untuk ikut membantu dalam pelaksanaan pembelian pupuk bersubsidi melalui KUR ( kredit usaha rakyat ). Untuk penggunaan kartu tani hanya petani diwilayah Jawa yang mempunyai dan memiliki kartu tani, Kami berpesan kepada distributor, kios / agen dan pengecer pupuk jangan sampai bermain didalam pupuk bersubsidi dan tidak sesuai dengan peruntukannya maka bila itu terjadi kami tidak akan main – main dan menindak sesuai hukum yang berlaku. “tegasnya”

Sementara itu dari pihak BNI yang diwakili bapak Muslih menyampaikan tentang apa Kartu tani Itu dan penggunaannya, maka akan kami sampaikan kepada Bapak dan Ibu sekalian seperti yang telah disampaikan oleh Bapak Muslih. Kartu Tani merupakan kartu yang diberikan untuk membantu petani menerima bantuan dari Pemerintah. Dengan adanya kartu tersebut, para petani bisa memanfaatkan pembiayaan KUR untuk memaksimalkan potensi hasil pertanian. Kami juga akan melakukan sosialisasi kepada poktan dan para petani di pedesaan untuk menjadikan perbankan sebagai mitra kerja yang baik,Skema KUR yang ditawarkan menguntungkan bagi petani untuk memaksimalkan hasil panennya. Pemegang Kartu Tani tidak membutuhkan waktu lama dan bunga yang diberikan tergolong rendah”. Itulah paparan yang disampaikan bapak Adit selaku petugas dari bank  BNI cab pembantu Magetan. dilanjutkan tanya jawab oleh poktan tetang pupuk bersubsidi. ( Koramil 03 panekan)

Tinggalkan Balasan