Parang. Minggu/01/04/2018 Sistem tanam jajar legowo merupakan cara tanam padi sawah dengan pola beberapa barisan tanaman yang diselingi satu barisan kosong. Tanaman yang seharusnya ditanam pada barisan yang kosong dipindahkan sebagai tanaman sisipan di dalam barisan.

Terbukti sistim tanam jajar legowo ini mampu meningkatkan produksi panen padi petani. Contohnya Pak Saimun Ketua Gapoktan Tunasrarum Desa Tamanarum Kec. Parang Kab. Magetan, sudah lima tahun ini menerapkan sistim tanam jajar legowo dan hasilnya luar biasa. Ini semua berkat arahan dan sosialisasi yang dilaksanakan oleh babinsa dan petugas PPL Desa Tamanarum. “Ungkapnya”

Sementara itu Babinsa Desa Tamanarum Serma Kadirun Menyampaikan banyak hal yang mempengaruhi proses meningkatnya produksi padi, mulai dari penggunaan bibit unggul, pemupukan yang tepat sasaran, pengairan yang tepat, pengendalian hama penyakit, dan lain sebagainya. Pada saat ini ada cara yang bisa di tempuh oleh petani dalam proses meningkatkan produksi padi salah satu yang bisa di pilih yaitu dengan Cara tanan padi sistim jajar legowo. “terangnya”

Legowo” di ambil dari bahasa jawa yang berasal dari kata “Lego” yang berarti Luas dan “Dowo” yang berarti panjang. Tujuan utama dari Tanam Padi dengan Sistem Jajar Legowo yaitu meningkatkan populasi tanaman dengan cara mengatur jarak tanam dan memanipulasi lokasi dari tanaman yang seolah-olah tanaman padi berada di pinggir (tanaman pinggir) atau seolah-olah tanaman lebih banyak berada di pinggir.

Tipe sistem jajar Legowo

  1. Jajar Legowo 2:1 – Setiap dua baris diselingi satu baris yang kosong dengan lebar dua kali jarak tanam, dan pada jarak tanam dalam baris yang memanjang di perpendek menjadi setengah jarak tanam dalam barisannya.
  2. Jajar Legowo 3:1 – Setiap tiga baris tanaman padi di selingi dengan satu baris kosong dengan lebar dua kali jarak tanam, dan untuk Jarak tanam tanaman padi yang dipinggir menjadi setengah jarak tanam dalam barisannya
  3. Jajar Legowo 4:1 – setiap empat baris tanaman padi diselingi dengan satu baris kosong dengan lebar dua kali jarak tanam, dan untuk Jarak tanam tanaman padi yang dipinggir menjadi setengah jarak tanam dalam barisannya

Berdasarkan pengalaman, tanaman padi yang berada di pinggir akan menghasilkan produksi padi lebih tinggi dan kualitas dari gabah yang lebih baik, ini dikarenakan tanaman padi di pinggir akan mendapatkan sinar matahari yang lebih banyak. Itulah sebabnya sistem jajar legowo menjadi salah satu pilihan dalam proses meningkatkan produksi gabah.

Ketua Gapoktan Tunasarum sekaligus pemilik lahan sawah Bpk Saimun mengucapkan banyak terimakasih, kepada Babinsa Desa Tamanarum dan PPL Desa tamanarum yang selama ini sudah mendampingi para petani Desa Tamanarum, sehingga pupuk bersubsidi lancar tidak ada kendala tanaman padi melimpah sesuai yang diharapkan oleh para petani Desa Tamanarum. (R 04)

 

Tinggalkan Balasan