Danramil 0804/02 Sebagai Irup Dalam Upacara Bendera Di SMPN 3 Plaosan

Plaosan, dalam rangka menanamkan rasa disiplin dan cinta tanah air, Koramil 0804/02 Plaosan, Senin (2/4/2018) melaksanakan Upacara bendera di lingkungan SMPN 3 Plaosan, dalam kesempatan itu Danramil 0804/02 sebagai Inspektur Upacara menyampaikan tentang TUM (Tata upacara Militer) dan perlakuan kepada Bendera merah putih apabila mengalami gangguan dalam pelaksanaan pengibaranya, setelah pelaksanaan upacara Bendera dilanjutkan dengan penyampaian materi Wasbang yang di laksanakan di aula SMPN 3 Plasoan

Dalam materi Wasbangnya Kapten Inf Waluyo Utomo mengingatkan “Bahwa para siswa sekalian 10 tahun yang akan datang akan menjadi pelaku bonus  Demografi(maksud dari bonus Demografi adalah usia produktif lebih banyak daripada usia tua atau jompo yang sudah tidak mampu bekerja lagi) bahkan di jawa timur bonus Demografi lebih cepat yaitu mulai pada tahun 2019 jika dibandingkan dengan bonus Demografi secara Nasional (paparan pak de Karwo tgl 13 Nov 2017 di Grand City Surabaya) mengapa hal ini perlu di ingatkan kepada para siswa sekalian karena bangsa Asing yang akan menguasaai Negara kita, sengaja menjadikan generasi muda Indonesia sebagai sasaran Proxy War, mereka merusak generasi muda dengan berbagai cara narkoba, Sex bebas,gaya hidup, miras dan ciptakan rasa malas pada generasi muda Indonesia dengan cara diberi kemudahan-kemudahan dan fasilitas hidup yang serba mewah,serba instan” ujarnya

Suatu ancaman dinegeri ini yang sangat membahayakan apabila usia produktif kita banyak jumlahnya akan tetapi tidak berkwalitas /tidak mempunyai kemampuan bekerja apalagi di tambah sulitnya mencari pekerjaan di negeri ini bahkan semakin diperparah dengan masuknya TKA yang tidak terbendung  sekarang ini TNI  mendapat tugas mendampini petani di sawah,dari pengamatan kami selama ini bahwa para petani yang bekerja adalah usia antara 40 sampai dengan 50 tahun,hal ini juga merupakan ancaman bagi bangsa ini di mana Negara kita adalah Negara agraris mayoritas penduknya petani namun jangka waktu 15 sampai dengan 20 tahun yang akan datang dimana orang-orang yang mau mengolah sawah sekarang ini sudah tidak mampu lagi sedangkan generasi berikutnya  tidak ada kemampuan mengolah sawah”ungkapnya

Sebelum diakhiri Danramil berpesan” mulai dari sekarang biasakan berpikir positif,berpikir hal-hal yang berguna bagi masa depan sebab apa yang kalian pikirkan itulah yang akan diucapkan, ucapan akan dilakukan,perbuatan atau kelakuan akan menjadi kebiasaan, kebiasaan itulah yang disebut karakter, sedang karkater adalah masa depan kalian.jadi kesimpulanya adalah masa depan kalian tergantung dari apa  yang kalian pikirkan sekarang” Pungkas Danramil (MDC0804)

Tinggalkan Balasan