Antisipasi Igaras Dan Gerakan Radikal Danramil 0804/02 Plaosan Melaksanakan Safari Ramadhan

Plaosan – Kegiatan safari Ramadhan tahun 1439 ini adalah moment untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta dimanfaatkan untuk lebih memper erat hubungan dengan masyarakat yang mana dalam bulan Ramadhan biasanya banyak kegiatan yang bersifat kolektif, misalnya kegiatan shalat tarawih, tadarus Alqur’an dll sehingga dapat mempermudah berkomunikasi secara lebih massif, efektif dan efisien tanpa harus mengumpulkan  masyarakat. Rabu, 23 Mei 2018.

Koramil 0804/02 Plaosan setiap tahunnya secara rutin melakukan kegiatan Safari Ramadhan. Kegiatan Safari Ramadhan kali ini bertujuan sebagai ajang silaturahim antara Anggota Koramil dengan warga binaan dan yang lebih penting menjaga keamanan wilayah serta merupakan sarana menyampaikan informasi penting terhadap masyarakat.

Dengan adanya Safari Ramadhan ini secara tidak langsung dapat memperkuat persatuan dan kebersamaan baik diantara kalangan masyarakat sendiri maupun antara masyarakat dengan anggota TNI pada umumnya.

Pada safari ramadhan kali ini Danramil 0804/02 Plaosan beserta anggota menyambangi Pondok Baitul Ulum, Desa Puntukdoro, Kecamatan Plaosan sekaligus melaksanakan  Sholat taraweh bersama oleh anggota koramil, masyarakat sekitar pondok serta para santriwan / santriwati.

Bertindak sebagai Imam dalam shalat tarawih adalah H. Yuli selaku pimpinan pondok, setelah sholat taraweh selesai Danramil Kapten Inf Waluyo diminta untuk memberi tausyah. Dalam kesempatan tersebut Danramil mengingatkan kususnya para santri dan umumnya seluruh jamaah agar waspada dari tindakan kelompok teroris yang melakukan perekrutan melalui media sosial terutama anak anak muda yang masih labil cara bertindak maupun cara berfikir. Anak muda yang masih mencari indentitas dirinya sangat mudah dipengaruhi, mudah untuk dicuci otaknya untuk digiring menjadi teroris.

Tidak ada satu agama apapun dan negara manapun yang menghalalkan aksi teroris, yang menghalalkan bunuh diri dan menghalalkan membunuh saudaranya sendiri. Apalagi agama islam sangat mengharamkan bunuh diri.

Dalam kesempatan tersebut Danramil 02 Plaosan juga berpesan agar kegiatan Siskampling lebih ditingkatkan lagi, waspadai siapapun yang masuk desa ini apalagi orang asing yang tidak dikenal. Setiap tamu yang berkunjung agar didata oleh RT dan kalau bermalam, Ketua RT segera mendata dan melaporkan keoada Kepala Desa serta Babinsa/Babinjamtibmas juga ditembusi.

Diakhir tausyiahnya Danramil 02 Plaosan juga berpesan kepada pengasuh pondok agar kebih waspada lagi dalam menjaga santrinya, setiap ada perkembangan situasi baik kegiatan di dalam pondok maupun diluar pondok segera dilaporkan  ke Babinsa dan Babinkamtibmas. “ungkapnya” (R.02)

Tinggalkan Balasan