Babinsa Koramil 0804/13 Bendo Dampingi Posyandu Siapkan Balita Yang Sehat Menjadi Generasi Muda Berkualitas

BENDO,  Dengan kemajuan jaman maka persaingan antar bangsa di dunia akan semakin kompetitif di masa depan, oleh karena itu Indonesia membutuhkan generasi muda yang berkualitas agar bisa bersaing dan menjadi bangsa yang unggul. Hal itu bisa terwujud bila anak-anak sejak dalam kandungan, saat lahir, dan dalam masa pertumbuhannya terpenuhi dengan baik kebutuhan gizinya, sehingga mereka bisa tumbuh dengan sehat serta menjadi anak yang kuat dan cerdas. Oleh sebab itu kenapa Babinsa Desa Bulugledeg Serda Sutrisno ikut serta dalam pendampingan pelayanan posyandu bagi ibu hamil dan balita yang dilaksanakan di Balai Desa Bulugledeg Kecamatan Bendo. (Kamis, 02/08/18)

Serda Sutrisno selaku Babinsa Desa Dukuh bersama dengan Bidan Desa Erny P. Amd. Keb. selalu memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya ibu-ibu yang mempuyai anak balita agar pemenuhan gizi saat kehamilan dan masa pertumbuhan merupakan periode penting dalam menentukan kualitas hidup seorang anak nantinya. Untuk mengetahui perkembangan anak balita perlu adanya penimbangan berkala yang sudah dijadwalkan oleh posyandu, sehingga petugas posyandu bisa mengetahui perkembangannya. Apabila di perlukan untuk diberikan tambahan gizi.

Dalam pelayanan yang perlu diperhatikan adalah kepada anak pada saat penimbangan untuk memantau pertumbuhan anak, perhatian harus diberikan khusus terhadap anak yang selama tiga kali tidak melakukan penimbangan, pertumbuhannya tidak cukup baik sesuai umurnya dan anak yang pertumbuhannya berada di bawah garis merah KMS. sehingga perlu pemberian makanan pendamping ASI dan Vitamin A serta perlu tambahan gizi.

Macam-macam imunisasi yang diberikan di posyandu antara lain BCG untuk mencegah penyakit TBC. DPT untuk mencegah penyakit difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus. Polio untuk mencegah penyakit kelumpuhan. Hepatitis B untuk mencegah penyakit hepatitis B (penyakit kuning). Serta memantau balita dari segala penyakit lainnya seperti gizi buruk, busung lapar, diare apakah perlu dirujuk ke puskesmas atau tidak.

Peran serta Babinsa sangat diperlukan agar memberikan dorongan dan motivasi kepada ibu hamil dan balita untuk aktif ikut serta dalam pelayanan posyandu, sehingga memudahkan petugas posyandu untuk mengantisipasi kejadian yang buruk terhadap perkembangan balita termasuk gizi buruk. Apabila diketemukan agar segera teratasi dengan baik sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Harapan kita bersama agar anak-anak kita tumbuh dan berkembang dengan sehat, cerdas dan kuat sehingga menjadi generasi muda yang berkualitas. (R13)

Tinggalkan Balasan