Aksi Damai oleh Forum Honorer Non K2 Kecamatan Plaosan

Magetan, Plaosan, Sabtu (22/9/2018) Bertempat di halaman Kecamatan Plaosan Telah di laksanakan Aksi damai oleh Forum Honorer Non K2 sewilayah Kecamatan Plaosan terkait dengan dengan proses rekruitmen CPNS tahun 2018 supaya memberikan keadilan bagi honorer dalam kegiatan aksi damai itu di ikuti oleh peserta aksi 160 orang.

yang  di Pimpin langsung oleh Ketua forum honorer non K2 Kecamatan Plaosan Robin Nursyam dengan menyampaikan tuntutan Sbb:  Dalam jangka pendek agar rekruitmen CPNS ditunda  sampai ada regulasi yg mengatur penyelesaian  guru dan tenaga kependidikan honorer baik K1  yg tercecer belum diangkat maupun K2 yg namanya sudah ada dalam  data base, utamanya yang usianya diatas 35 tahun,  telah mengabdi puluhan tahun dan mengisi ruang-ruang kelas akibat 10 tahun tidak ada rekruitmen guru.

Untuk memberikan rasa keadilan segera terbitkan PP tentang PPPK bagi guru, tenaga kependidikan honorer yg berusia 35 tahun ke atas yg terdata baik K1 yg tercecer maupun K2 dan dapat dilakukan oleh Pemda masing-masing dalam PP P3 K aturan disederhanakan dengan kontrak hanya sekali, memperoleh jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan serta memperoleh kesempatan mengikuti sertifikasi guru dan bagi yg sudah sertifikasi, sertifikatnya diakui untuk  TPG.

Untuk jangka panjang pemerintah dan DPR RI agar mengagendakan untuk melakukan revisi UU ASN yang memberikan peluang atau kesempatan yang sama kepada honorer untuk mengikuti  rekruitmen CPNS.

Di masa yad  honorer yg telah mengabdi lama dan terdata dapat mengikuti rekruitmen CPNS hingga berusia 45 tahun. Pertimbangannya karena mereka telah puluhan tahun mengabdi dan puluhan tahun tidak ada rekruitmen. Mereka menunggu kesempatan yang tak kunjung tiba.

PGRI berdiri paling depan mengawal perjuangan honorer, dan terus melakukan berbagai upaya agar  ada solusi bagi honorer. Untuk itu , kami menghimbau agar aksi soliidaritas  di tempat masing2 dilakukan dengan tertib, simpatik, dan proses penbelajaran tetap dilakukan secara bergantian, jangan kelas-kelas sampai kosong, anak-anak didik kita harus tetap dilayani dengan baik. Semoga ada jalan keluar yg baik untuk teman-teman semua.

Dalam aksi damai tersebut dimulai dari halaman kantor Kecamatan Plaosan yang kemudian berjalan kaki menuju terminal Plaosan dan di akhir  kegiatan dilaksanakan pemasangan Barner di Terminal Plaosan. (udin/R02)

Tinggalkan Balasan