Dandim 0804/Magetan Hadiri Upacara Gabungan Peringatan Hari Aksara Internasional Tahun 2018

Magetan – Dandim 0804/Magetan diwakili Kasdim 0804 Mayor Inf Muji Wahono menghadiri Upacara gabungan Peringatan Hari Aksara Internasional,Hari olah raga nasional,Hari PMI, Hari Perhubungan nasional dan Hari undang undang Pokok Agraria th 2018, di Halaman Sekda Kab. Magetan Jln. Basuki Rahmat Timur no. 01 Magetan. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Magetan Dr. Drs Suprawoto, SH. MSI. Kamis(27/9)

Bupati Magetan Dr. Drs Suprawoto, SH. MSI dalam amanatnya mengatakan peringatan Hari Aksara Internasional telah ditetapkan untuk diperingati pada tanggal 8 September melalui Konferensi UNESCO pada tanggal 26 Oktober 1966.  Sejak penyelenggaraan HAI pertama pada tahun 1966, peringatan HAI terus dilakukan oleh dunia setiap tahun sebagai wujud memajukan agenda keaksaraan di tingkat global, regional, dan nasional.

Tema HAI tahun ini yang diusung oleh UNESCO adalah ”Literacy and Skills Development”. Kemendikbud menetapkan tema nasional, yakni ”Mengembangkan Keterampilan Literasi yang Berbudaya”, dengan tujuan melihat jenis keterampilan keaksaraan yang dibutuhkan dalam menavigasi masyarakat dan mengeksplorasi kebijakan keaksaraan yang efektif.

Peringatan HAI yang dirayakan seluruh warga dunia merupakan kesempatan bagi pemerintah dan seluruh masyarakat untuk menyoroti peningkatan tingkat melek huruf di dunia, dan merenungkan tantangan keaksaraan yang tersisa di dunia.

Sementara itu dalam puncak acara Haornas tahun 2018 menurut Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta akan berlangsung di Ternate, Maluku Utara. Pembangunan infrastruktur olahraga pada era 3-4 tahun terakhir ini, menurut Isnanta diantaranya termasuk adanya 1000 lapangan desa, ruang publik untuk olahraga dan kini yang fenomenal adalah pembangunan GBK serta fasilitas lain dalam menyambut perhelatan Asian Games dan Asian Para Games.

Pemerintah melalui bangunan fisik, kita telah berhasil memberikan keyakinan terhadap dunia internasional bahwa Indonesia telah sukses menggelar Asian Games, termasuk prestasi gemilang di peringkat empat besar dalam perhelatan tersebut.

Pembangunan spirit dan juga membangun pembudayaan olahraga sebagai gaya hidup sehat juga dilakukan melalui gerakan secara massif, seperti pemecahan rekor dunia Poco-poco, Sepeda Nusantara, Gala Desa, Liga sepakbola pelajar berjanjang yang meluas di lebih 386 Kab/Kota. Jadi membangun olahraga itu tidak hanya fisik semata, namun juga membangun jasmani dan rohani.

Haornas adalah sebuah momentum, bahwa awal berkembangnya olahraga di Indonesia dengan peristiwa PON (Pekan Olahraga Nasional).  Disitu kita peringati setiap tahunnya dan kali ini sebagai tahun olahraga, Haornas memiliki makna lain di tengah pemerintah pusat sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan fisik, baik fasilitas umum maupun untuk olahraga.

Artinya semua itu menyeluruh dan sekali lagi kita akan memberikan pemahaman kepada masyarakat Indonesia bahwa membangun olahraga, harus utuh mulai dari olahraga pendidikan, rekreasi dan prestasi.

Lebih lanjut disampaikan  Setiap tahunnya sejak tahun 1948, 8 Mei diperingati sebagai Hari Palang Merah Sedunia untuk menghargai jasa penemu Gerakan Palang Merah Dunia, Henry Dunant, yang juga lahir di tanggal yang sama.

Peringatan Hari Palang Merah Sedunia, bertujuan untuk menginspirasi, memfasilitasi, dan juga mempromosikan seluruh aktivitas kemanusiaan yang dilakukan oleh Komite Internasional Palang Merah dan anggota Komunitas Nasional yang ikut tergabung.

Peringatan tersebut juga digunakan sebagai kesempatan untuk menghargai jasa para relawan dan staf yang berjuang menyelamatkan nyawa orang banyak. Kali ini Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia mengangkat “Senyum“ sebagai tema utama. Tersenyum merupakan ekspresi wajah yang sangat sederhana, namun simbol universal ini memiliki arti yang penting, baik bagi masyarakat, penerima manfaat maupun bagi PMI.

Dalam konteks peringatan kali ini, senyum berarti rasa bahagia, senang dan kenyamanan yang dirasakan penerima manfaat setelah mendapatkan pelayanan kemanusiaan yang diberikan PMI dimanapun, kapanpun, dan untuk siapapun.

Dalam peringatan hari perhubungan Bupati Magetan menyampaikan pada Tahun 1971 melalui Keputusan Menteri Perhubungan nomor SK.274/G/1971 tanggal 26 Agustus 1971 tentang Hari Perhubungan Nasional, hari jadi atau hari bakti tiap BUMN sektor perhubungan disatukan menjadi Harhubnas yang diperingati setiap tanggal 17 September.

Peringatan Harhubnas sesuai SK. 274/G/1971 tanggal 26 Agustus 1971 memilki 3 tujuan utama, yaitu meningkatkan rasa kebersamaan dan jiwa korsa warga perhubungan serta dengan mitra kerja jasa perhubungan pada umumnya, meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab untuk selalu ikut membudayakan peningkatan pelayanan yang lebih baik dan meningkatkan penghayatan dan pengamalan citra manusia perhubungan.

Peringatan Hari undang-undang Pokok Agraria, hari peringatan ini diambil dari hari lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) pada 1960, yang menjadi titik penting sejarah bangsa dalam memandang arti penting petani dan hak kepemilikan atas tanah serta keberlanjutan masa depan agraria di Indonesia.

Hal ini amat penting mengingat mayoritas rakyat Indonesia adalah petani, dan berdampingan dengan kompleksnya kehidupan agraria.  Menciptakan sebuah Undang-Undang Pokok yang menjamin terpenuhinya hak-hak dasar dan preferensi hidup petani merupakan suatu kemajuan penting dalam memandang letak krusialnya petani bagi tonggak keberlanjutan hidup bangsa yang adil dan makmur.

Meski demikian, tak banyak orang mengetahui arti penting hari peringatan ini. Bukan berarti memberikan porsi lebih pada hari peringatan tersebut dan menganggapnya sebagai segala-galanya, dan mengesampingkan hal-hal esensial lainnya menyangkut kemaslahatan petani. Dengan memperingati ini, kita telah selangkah maju menempatkan petani dalam barisan kunci tonggak kehidupan menuju masyarakat yang adil dan makmur.

Rangkaian kegiatan Upacara gabungan Peringatan Hari Aksara Internasional,Hari olah raga nasional,Hari PMI, Hari Perhubungan nasional dan Hari undang undang Pokok Agraria th 2018, merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya didalam Lingkungan Pemerintahan Pusat maupun Daerah.

Tinggalkan Balasan