Nguntoronadi,  Danpos 0804/11 Nguntoronadi Pelda Mahbub menghadiri pengajian dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1439 H bertempat di lapangan dukuh gilis Desa/kec nguntoronadi. Minggu malam (22/10/2017)

Hadir dalam pengajian ini  Forkopimca Nguntoronadi ,   Kades Nguntoronadi (Bpk Basuki rahmat SE),    Ketua panitia (Drs.Sugiarto),  Sekretaris (Bpk.Wawan Budiono S. Pd),  Para tamu undangan dan masyarakat Ds.Nguntoronadi krglbh 400 orang

Masyarakat Dukuh Gilis Desa/kec nguntoronadi.ini, baru sempat memperingati tahun baru islam pada hari ini. Menurutnya tidak ada kata terlambat karena hari ini masih dalam bulan Muharram. Tahun baru Islam/Hijriah ini wajib di peringati oleh kita selaku umat islam.” Kata Danpos 0804/11 Nguntoronadi sebelum acara pengajian dimulai.

Adapun dalam pengajian tersebut, Gus Gendeng dari kediri menyampaikan bahwa pada bulan sura ini, ada dua momentum yaitu kejawen dan sura. Menurut syareat islam, pada bulan ini kita dianjurkan untuk hijrah yang sempurna yakni perubahan prilaku yang tidak baik menuju jalan yang di ridhoi Allah SWT serta meningkatkan ukuwah islamiyah agar selamat dunia dan akhirat.” Ujarnya

Lebih lanjut disampaikannya, bahwa hikma 1 Muharram adalah kepatuhan seorang istri terhadap suami. Istri tidak boleh melebihi kerasnya dan banyaknya suami dalam berbicara.

Dewi aisyah istri Kanjeng Nabi Muhammad SAW apabila Kanjeng nabi pulang kerja, dewi Aisyah menyambut di depan pintu sambil membawa kain unruk mengelap keringatnya.

Dalam tausiahnya, Gus Gendeng mengajak kita umat islam dalam masuki tahun baru islam ini, hendaknya buka dengan lembaran-lembaran baru, kita isi dengan amalan-amalan yang diridloi Allah SWT, kita berusaha untuk membuang jauh-jauh amalan yang jahat agar kehidupan kita berakhir dengan khusnul khatimah.  Ajakan kepada jamaah untuk meningkatkan ketaqwaan kepada  Allah SWT.   Jika seseorang telah meninggal dunia maka terputuslah semua amalannya kecuali tiga perkara yaitu : sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan  do’a anak yang sholeh.  Pentingnya mendoakan kedua orang tua.   Barang siapa yang membangun sebuah masjid karena mengharapkan keridhaan Allah SWT, maka Allah akan membangun untuknya sebuah rumah di surga.  Orang yang memelihara anak yatim dengan penuh kasih sayang insya Allah akan masuk surga. (tsr 0804)

Tinggalkan Balasan