Magetan. Senin, 30 Oktober 2017. Sumpah Pemuda merupakan hasil Kongres Pemuda kedua yang dirumuskan pada 28 Oktober 1928 di Batavia atau kini dikenal sebagai Jakarta. Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pergerakan nasional bangsa Indonesia.

Kongres Pemuda kedua ini merupakan kelanjutan dari kongres pertama yang berlangsung 30 April-2 Mei 1926. Kongres ini melibatkan seluruh organisasi pemuda di Hindia Belanda saat itu, seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Sekar Rukun, PPPI, Pemuda Kaum Betawi, dan masih banyak lagi.

Upacara Hari Sumpah Pemuda Ke 89 Tingkat Kabupaten Magetan kali ini dipimpin oleh Bupati Magetan Drs. H. Sumantri, MM. dan dihadiri  Wakil Bupati Magetan H.Samsi,ST. Ketua DPRD Kab Magetan Bpk Joko Suyono,S.Sos. Dandim 0804/Magetan diwakili oleh Danramil Kota 01/0804 Magetan Kapten Inf Suwarno. Ka Intel Lanud Iswahjudi Letkol Sus Sutarno. Kapolres Magetan AKBP Muslimin, SIK.  Ka Pengadilan Negeri Kab Magetan Bpk Anry Widyo Laksono, SH, MH. Sekda Kab Magetan Dr.Drs.H.Bambang Trianto, MM. Ka Kejari Kab Magetan diwakili oleh Kasi Pidum Kajari Bpk Dodi Setiawan, SH. Jajaran Asisten I, II, III Kab. Magetan. Jajaran Staf Ahli Kab Magetan. Jajaran Kadis/Kabag Kab. Magetan.  Jajaran Camat Se Kab. Magetan. Dan Para Peserta Upacara gabungan TNI/POLRI, Barisan Pemuda, Pramuka, Pelajar serta Dinas Instansi Kab. Magetan.

Dalam upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Bupati Magetan membacakan sambutan dan amanat dari Menteri Pemuda & Olah Raga RI Bapak Imam Nahrawai yang berbunyi “Mari Kita Cukupkan Persatuan & Kesatuan Indonesia, Stop Segala Bentuk Perdebatan Yang Mengarah Pada Perpecahan Bangsa. Sudah Saatnya Kita Melangkah Ke Tujuan Lain Yang Lebih Besar, Yaitu Mewujudkan Kesejahteraan Dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”.

Bupati magetan mengajak kepada generasi muda agar selalu:

  1. Mari kita kukuhkan persatuan dan kesatuan Indonesia dan stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa.
  2. Bersama pemerintah daerah, organisasi kepemudaan dan sektor swasta, kita bergandengan tangan, bergotong royong melanjutkan api semangat Sumpah Pemuda 1928.
  3. Saatnya kita Berani Bersatu untuk Kemajuan dan Kejayaan bangsa indonesia.

Api sumpah pemuda harus kita ambil dan terus kita nyalakan, Kita harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa dan kita juga harus berani melawan ego kesukuan, keagamaaan dan kedaerahan kita.

 

Tinggalkan Balasan