Magetan. Selasa, 7 Nopember 2017. Masyarakat saat ini pada umumnya menggunakan obat telah beredar di kios-kios  yang notabennya tidak faham penggunaan obat  secara tepat, sehingga dapat menimbulkan resistensi terhadap penyakit yang diderita. Oleh karena itu untuk memberi pemahaman obat kepada masyarakat UPTD Pukesmas Lembeyan memberikan sosialisasi tentang penggunaan obat rasional.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Puskesmas Lembeyan Yang dihadiri oleh Camat Lembean diwakili oleh kasi pemerintahan bpk Subur. Petugas dinkes kab Magetan dr. Sugeng. waka polsek Ipda subagyo. Bati wanwil pelda Sarni. Ketua UPTD Pukesmas Lembeyan diwakili oleh dr Rendra. Seluruh kepala desa se kec Lembeyan. Ketua penggerak PKK se kec.  Lembeyan dan penjual obat se wil kec.  Lembeyan.

dr Rendra Kusuma petugas sosialisasi menyampaikan bahwa penggunaan obat rasional mempunyai definisi bahwa Pasien menerima pengobatan yang sesuai dengan kebutuhan klinis mereka, dalam dosis yang sesuai dengan kebutuhan individual, untuk jangka waktu yang tepat dan dalam biaya terapi yang terendah bagi pasien maupun komunitas mereka.”tegas dr Rendra”

Lebih lanjut disampaikan bahwa penggunaan obat yang dilakukan secara rasional memiliki kriteria, sebagai berikut:

  1. Sesuai dengan kebutuhan klinis pasien
    Obat diberikan berdasarkan ketepatan menilai kondisi pasien, misalnya penyakit yang menyertainya, kondisi khusus (hamil, menyusui, usia, dll) dan riwayat pasien. Obat dapat diberikan sesuai indikasi dan diagnosa yang tepat dengan pilihan obat yang mempertimbangkan efek klinis yang diharapkan.
  2. Tepat dosis, cara, interval dan lama pemberian
    Untuk mendapatkan efek klinis yang diharapkan diperlukan ketepatan dalam menentukan dosis, cara pemberian, interval pemberian dan lama pemberian obat.
  3. Biaya terapi yang tediri dari biaya pengobatan dan harga obat itu sendiri harus dipilih yang paling terjangkau bagi pasien, dengan tetap memperhatikan kebutuhan klinis pasien

Dengan pengobatan yang rasional, pasien akan menerima obat yang sesuai dengan kebutuhan klinisnya, dengan dosis yang tepat, untuk jangka waktu pengobatan yang sesuai, dengan kemudahan mendapatkan serta biaya yang terjangkau.

Dengan adanya sosialisasi penggunaan obat rasional ini diharapkan masyarakat harus lebih bijak dan teliti dan seharusnya menggunakan obat sesuai resep atau petunjuk dokter sehingga kesalahan dalam penggunaan obat dapat dihindari.

 

 

 

Tinggalkan Balasan