Karas – Koramil Jajaran Kodim 0804/Magetan terus mensosialisasikan keberadaan Si-Mokos, kali ini Koramil 0804/07 Karangrejo yang mengoperasionalkan dan mengenalkan Si-Mokos ke para petani potan Sri Rejeki yang ada di wilayah binaannya, yakni di desa Temenggungan Kec. Karas, Kabupaten Magetan, Jumat (02/02/2018).

Bati KomsosRamil 0804/07 Karangrejo Serma Subiyanto mengenalkan Si-Mokos kepada poktan Sri Rejeki Ds. Temenggungan Kec. Karas. Kehadiran Tim Si-Mokos Koramil 0804/07 Karangrejo disambut positif oleh Ketua Poktan, beserta para petani yg tergabung poktan Sri Rejeki .

Berikutnya, di hadapan sekitar 60 petani, Pelda Yahman memberikan penjelasan melalui Si-Mokos ttg cara memenuhi kebutuhan akan pupuk terhadap lahan sawah, petani memang tidak seluruhnya harus dipenuhi dengan pupuk kimia yang diproduksi oleh pabrikan. Akan tetapi, untuk menghemat serta memperbaiki unsur hara pada tanah pupuk organik merupakan alternatif yang terbaik. Pupuk Organik merupakan multi vitamin untuk meningkatkan kesuburan tanah dan merangsang perakaran yang sehat. Aktivitas mikroba tanah akan meningkat dengan penambahan pupuk organik. Aktivitas mikroba ini membantu tanaman untuk menyerap unsur hara dari tanah dan juga dapat menghasilkan senyawa yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman.

Pupuk Organik mempunyai banyak manfaat apabila diaplikasikan dalam pemupukan lahan tanaman pertanian. Adapun penekanan pemakaian pupuk organik secara kontinu dan berkesinambungan akan memberikan keuntungan dan manfaat dalam pemakaian jangka panjang. Bahan dasar pembuatan pupuk organik tersebut pun relatif mudah didapat dan sederhana, Yaitu dengan memanfaatkan limbah buah-buahan seperti buah Pisang, pepaya, nenas, gula, dll.

Selaku ketua kelompok tani Sri Rejeki Bpk Muhajir menyampaikan banyak terima kasih atas arahan serta pendampingan yang dilakukan seperti ini. “Sehingga menambah pemahaman kami dalam pembuatan pupuk organik, hal ini tentunya menghemat pengeluaran kami untuk kebutuhan pupuk serta menyehatkan masyarakat karena mengurangi pengolahan lahan menggunakan pupuk kimia buatan pabrik.” (R-07)

 

Tinggalkan Balasan