Peran Babinsa Dalam Siskampling

Barat – Di tengah kehidupan yang sangat beragam dewasa ini, setiap prajurit Babinsa dituntut kepekaan, kepedulian dan kewaspadaan untuk secara dini mampu mendeteksi setiap indikasi dan menemukan setiap sumber kerawanan serta secara cepat dapat mengambil tindakan sebelum menjadi kekuatan riil yang bisa mengganggu jalannya pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Prajurit Babinsa harus memiliki kepedulian untuk membina dan mengarahkan desa yang menjadi tanggung jawabnya, dengan berbagai kelebihan, melalui pengetahuan, akhlak, kepribadian, kehidupan keluarga yang harmonis dan hidup sederhana. Setiap prajurit Babinsa dalam melakukan segala usaha, pekerjaan dan kegiatan yang berhubungan dengan perencanaan, pengembangan, pengerahan dan pengendalian potensi nasional dengan segenap aspeknya menjadi kekuatan yang dapat digunakan sebagai ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara di darat.

Keberadaan Babinsa sebagai pembina di desa harus mampu membantu masyarakat sebagai kecintaannya kepada masyarakat guna mewujudkan pribadi yang dicintai, dihormati dan disegani melalui aktifitasnya yang langsung dapat menyentuh kepentingan masyarakat. Setiap perkembangan situasi yang ada di wilayah harus dapat terpantau, terutama perkembangan situasi yang mengarah kepada konflik sosial serta mampu untuk mengkoordinasikan penyelesaian dengan baik bersama seluruh komponen masyarakat lainnya. Sehingga keberadaan Babinsa sebagai figur Satuan Komando Kewilayahan kehadirannya akan selalu diharapkan dan didambakan oleh rakyat.

Untuk meningkatkan peran Babinsa dan aparat pemerintah desa/kelurahan yang optimal maka diperlukan tingkat kesadaran masyarakat dalam mendukungnya, karena bagaimanapun baiknya program yang dilakukan oleh Babinsa dan aparat pemerintah desa/kelurahan tanpa didukung dengan tingkat kesadaran masyarakat, maka pelaksanaan tugas tersebut akan mengalami hambatan. Oleh karena itu desa-desa maupun kelurahan yang ada baik di desa daratan dan dataran, pegunungan, perkotaan, pinggiran kota, maupun didesa-desa perbatasan, harus perlu dioptimalkan dengan peran Babinsa dan aparat pemerintah desa/kelurahan yang terkait dengan pembinaan pada masyarakat dalam menciptakan sistem keamanan lingkungan yang nyaman, serta aman dari berbagai gangguan.Dengan berfungsinya peran Babinsa secara optimal maka diharapkan akan mampu menciptakan sistem keamanan dan ketertiban masyarakat secara terkendali yang bebas dari gangguan. Kenyataannya tugas Babinsa belum optimal, belum optimalnya tugas Babinsa karena belum mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat, buktinya dalam mengatasi gangguan keamanan Babinsa bergerak sendiri tanpa adanya dukungan masyarakat.

Lemahnya dukungan masyarakat akan mempengaruhi pelaksanaan tugas Babinsa dalam menjaga keamanan dan ketertiban dimasyarakat. Peningkatan keamanan, ketertiban dan penanggulangan paham radikalisme dan terorisme diupayakan untuk menciptakan rasa aman masyarakat, meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat terhadap hukum. Sasaran tersebut dapat tercapai apabila ada kerjasama dan peran serta masyarakat dalam mengatasi masalah gangguan keamanan dalam rangka terjaminnya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, serta terselenggaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Bahwa kehadiran Babinsa didesa cukup membantu dan mengatasi serta meredam masalah kejahatan. Kehadiran Babinsa di desa sangat memberikan arti dan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat desa. Manfaatnya bahwa masyarakat terhindar dari gangguan keamanan. (R08)

Tinggalkan Balasan