Koramil 0804/04 Parang Kenalkan Mesin Panen Padi “Indo Combine Harventer” Kepada Petani

Parang. Panen merupakan salah satu kegiatan budidaya tanaman yang perlu mendapat perhatian khusus, karena untuk tanaman tertentu, apabila saat panen terlambat maka kualitas maupun kuntitas hasil atau produksinya akan menurun.

Padi sebagai tanaman yang dibudidayakan dengan pola tanam serentak, pada saat dipanen membutuhkan tenaga kerja yang sangat banyak agar panen dapat dilakukan tepat waktu. Kebutuhan tenaga kerja yang besar pada saat panen ini menjadi masalah pada daerah-daerah tertentu yang penduduknya sedikit, terutama di wilayah Kec. Parang,  pada saat panen serentak sulit untuk mencari tenaga kerja untuk panen padi.

“Oleh karena itu salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja adalah dengan cara meningkatkan kapasitas dan efisiensi kerja dengan menggunakan mesin panen” Ungkap Serma Kadirun saat memperkenalkan mesin panen padi Indo Combine Harventer di Desa Krajan. Kamis (12/7/2018)

Serma Kadirun menjelaskan salah satu teknologi inovatif yang dihasilkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian adalah alat dan mesin pertanian. Di antaranya mesin panen padi Indo Combine Harvester yang sesuai untuk kondisi pertanian padi sawah Indonesia. Mesin tersebut diharapkan  mampu mengatasi kelangkaan tenaga kerja dan menurunkan susut panen padi yang sekaligus untuk mendukung program swasembada beras.

Mesin panen padi Indo Combine Harevester merupakan mesin yang menggabungkan pekerjaan potong-angkut-rontok-pembersih-sortasi-pengantongan dalam satu proses kegiatan. Penggabungan kegiatan ini dapat menekan susut hasil panen hingga hanya 1,87%, dibanding susut hasil panen secara “gropyokan” yang mencapai 10%. Tingkat kebersihan gabah panen dapat mencapai 99,5%. “jelasnya”

Sementara itu Ketua  Gapoktan Maju Bersama Ds Krajan Bpk Subardi dan Bpk H Bangun Abdulah sebagai pemilik lahan sawah sangat berterimakasih kepada anggota Koramil 0804/04 Parang yang selama ini sudah melakukan pendampingan kepada para petani mulai dari penyaluran pupuk bersubsidi sampai ke pasca panen sehingga sesuai apa yang diharapkan oleh para petani terutama di Desa Krajan ini sehingga swasembada pangan dapat tercapai.(R 04)

 

Tinggalkan Balasan