Danramil 0804-13/Bendo Hadir Dalam Pentas Seni Peringatan Hut Kemerdekaan RI Ke 73 Di Desa Belotan

BENDO, Suasana yang sangat meriah terlihat di Desa Belotan,  tepatnya di depan Balai Desa Belotan. Masyarakat terlihat sangat senang dan antusias sekali mengikuti Pentas Seni yang diadakan oleh panitia HUT Kemerdekaan ke 73 setempat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berbondong-bondong datang ketempat acara untuk meriahkan acara tersebut. (Sabtu, 01/09/18)

Acara pentas seni dihadiri oleh Forkopimca Bendo antara lain Camat Bendo Drs. Kun Ihwan Hidayat, MSi. Danramil 0804-13/Bendo Kapten Inf Sarpan, Kapolsek Bendo AKP Endang Wahyuni, SH. Kepala Desa Belotan Drs. Sukardi, Babinsa Serka Joniar, Babinkamtibmas Bripka Agung, Ketua BPD Belotan Bapak Sarni dan masyarakat Dukuh Desa Belotan serta Undangan sekitar 400 orang.

Perhelatan acara Pentas Seni di Desa Belotan ini tidak terlepas dari tujuan untuk mengingat jasa jasa pahlawan yang telah rela berkorban fisik maupun materi untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Acara berjalan sangat meriah dengan adanya pentas seni seperti tari tarian tradisional dan menyanyikan lagu kepahlawanan, Dengan diadakannya acara ini, diharapkan anak muda yang suatu saat akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa lebih mengerti apa itu arti kemerdekaan, arti kebersamaan, dan arti persatuan.

Acara seperti inilah yang bisa disebut sebagai contoh kecil bagaimana wujud dari keberagaman dan persatuan. Kita dilahirkan di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang perpulau-pulau, berbeda suku, ras dan agama serta budaya. Namun dengan keanekaragaman dan kebhinekaan ini  semua adalah kekayaan Bangsa Indonesia yang harus kita lestarikan dan kita jaga keutuhannya menjadikan Indonesia yang kokoh dan kuat.

Danramil 0804-13/Bendo Kapten Inf Sarpan dalam kesempatan yang baik ini pula menyampaikan bahwa acara lomba-lomba dan pentas seni seperti ini selain sebagai bentuk penghormatan terhadap para pejuang dan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita, acara seperti ini sebagai ajang silahturahmi dan sebagai pemersatu antar warga khususnya masyarakat Desa Belotan dan Warga Indonesia pada umumnya. Kita harus saling hormat menghormati dan bersatu walaupun beda suka, ras dan agama demi melawan segala macam bentuk gangguan dan ancaman yang ingin memecah-belah terhadap keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. (R13)

Tinggalkan Balasan