Betengi Generasi Muda Dari Pengaruh Narkoba Babinsa Bersama Penyuluh Kesehatan Laksanakan Penyuluhan Bahaya Napza Kepada Remaja Desa Mrahu

Magetan  –  Babinsa Desa Mrahu Serka Ali mutaqin bersama penyuluh kesehatan Kec. Kartoharjo Ibu Triyana Suningsih memberikan   penyuluhan bahaya Napza (Narkotika, Psitropika dan zat adiktif) kepada remaja di Desa di Desa Mrahu Kec. Kartoharjo Kab. Magetan. selasa (16 /10 /2018)

Hadir dalam kegiatan tersebut Bu Triyana Suningsih (Penyuluhan Kesehatan kec. Kartoharjo ). Kades Mrahu bpk. Puryanto. Ibu PKK Mrahu. Babinsa Mrahu Serka Ali Mutaqin,Bhabinkamtibmas Mrahu Bripka Andri dan diikuti oleh  remaja Desa Mrahu.

Dalam kesempatan tersebut Serka Ali mutaqin menyampaikan Narkoba berperan besar dalam proses penghancuran sebuah negara. Efeknya sangatlah dahsyat sehingga pecandu narkoba sering disebut sebagai lost generation. Biasanya mereka yang sudah mengkonsumsi narkoba, sangat sedikit yang bisa melepaskan diri dari narkoba alias sangat tergantung pada barang haram tersebut. Pada saat krisis seperti sekarang ini narkoba menjadi obat penenang sehingga bisa meninabobokan orang. Barang terlarang itu sering muncul dalam obat yang mengandung zat adiktif.

Dalam rangka memerangi narkoba itu keluarga mempunyai peran yang sangat besar. Paling tidak melalui keluarga diharapkan dapat dilakukan pencegahan secara dini. Lewat keluarga diharapkan dapat kembali menjadi tempat sebagai suka dan duka, berbeda pendapat, saling menghargai dan mencintai sehingga anggota keluarga dapat terhindar dari bahaya ini. Karena itu keluarga harus dibekali dengan berbagai pengertian tentang bahaya narkoba.

Namun demikian krisis yang melanda bangsa dan negara telah merebak ke dalam kehidupan keluarga. Krisis itu tidak hanya menyangkut moneter dan ekonomi, tetapi juga krisis kepercayaan, krisis relasi antara manusia, bahkan krisis kemanusiaan. Masa krisis itu ditandai dengan bencana yang sangat besar akibat globalisasi, yaitu bahwa kaum muda terancam oleh narkoba, dimana hal ini berarti penghancuran bagi masa depan bangsa. “terangnya” (R.08)

Tinggalkan Balasan