Magetan, Para Babinsa Koramil 10/Kawedanan menghadiri rapat Sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2019. Yang dilaksanakan di 4 Desa antara lain Desa Genengan , Desa Jambangan , Desa Ngadirejo , Desa Selorejo Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan.Selasa (22/1)

 

Dalam sosilaisasi tersebut dihadiri Kepala BPN Kabupaten Magetan ,Tim Kordinator PTSL Magetan , Forkopimca atau yang mewakili, Para Babinsa dari masing masing Desa, Babinkamtibmas , Kepala Desa ,Tim panitia PTSL.

 

Dari target Sertifikat yang diprogramkan oleh pemerintah melalui BPN (Badan Pertanahan Nasional) Kabupaten Magetan Tahun 2019 nanti, Kepala BPN Kabupaten Magetan membenarkan bahwa adanya Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) dan Pendampingan Babinsa dalam rangka Program Strategis Nasional Tahun 2019 sejumlah Sertifikat dan harus diselesaikan pada tahun 2019. Demikian dikatakan oleh Kepala BPN Kabupaten Magetan.

 

Dalam pertemuan itu, tujuannya guna membahas program PTSL, tentang percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di seluruh wilayah Republik Indonesia. “Ini menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2018 tentang percepatan pendaftaran tanah,” terangnya.

 

Dia mengungkapkan, dalam aturan itu juga mrngharuskan setiap Kepala BPN di masing-masing Daerah, harus melapor kepada Bupati untuk membahas sosialisasi program PTSL. Sehingga Pemda bisa turut menyukseskan program PTSL.

 

PTSL adalah pengganti nama dari Prona, keberhasilan PTSL harus adanya dukungan terutama Pemerintah Daerah, termasuk dari Desa, Kelurahan bahkan Kecamatan, serta Forum Koordinasi Pemerintahan Daerah seperti Kejaksaan, Kepolisian dan Masyarakat itu sendiri.

Dia menjelaskan, dengan adanya program PTSL dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, mengurangi sengketa tanah, serta meningkatkan kepada daerah dalam bentuk BPHTB.

 

“Selain itu juga memudahkan Pemerintah Daerah untuk melakukan penataan Kota/Desa. Kami pastikan penerima sertifikat tepat sasaran, agar mereka dapat memulai peningkatan kualitas hidup yang lebih baik,” paparnya.

 

Dia pun berharap sosialisasi PTSL bisa dilaksanakan secepat mungkin. Sebab, PTSL adalah kesempatan dan peluang besar bagi masyarakat untuk mengurus sertifikat. “Pengurusannya tidak dipungut biaya dan petugas BPN langsung turun ke lokasi untuk mengukur tanah milik warga. (JK/R10)

Tinggalkan Balasan