Magetan – Dalam rangka kegiatan Wisuda santri, pondok pesantren Nurul Huda mengelar  pengajian akbar   untuk mempererat tali silaturrahmi para guru dan wali murid sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta untuk mempererat ukuwah islamiyah.Sabtu Malam(27/4/2019)

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Danramil 0804/12 yang diwakili Bati Wanwil Serma Paimun dari polsek yangg di wakili oleh babinkamtibmas, kepala Desa Dukuh bapak Hariyanto beserta perangkat,  tokoh Agama, tokoh adat, Wali murid dan warga masyarakat Desa Dukuh.

Dalam sambutannya pengasuh pondok pesantren Nurul Huda Muhammad Badri menyampaikan ucapan selamat kepada para santri yang  di wisuda, amalkan semua ilmu yang telah kalian dapat  baik dikeluarga maupun masyarakat, bagi  yang akan meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi  semoga diterima dan diberi kemudahan jangan merasa puas dengan apa yang sudah diraih ingat dan amalkan terus Al’ quran dimanapun kalian berada dan nantinya kalian semua bisa menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi dan beraklak mulia. “tuturnya”

Lebih lanjut Muhammad Badri mengatakan  ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun sekaligus dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadan, kali ini Santri  yang di wisuda berjumlah 20 santri dan kami mengundang forkopimca dan seluruh warga desa Dukuh dengan harapan untuk  memperkenalkan ponpes  Nurul Huda yang merupakan pondok pesantren berbasis ilmu agama dan umum yang ada di wilayah Kec. Lembeyan.

Sementara itu Danramil 0804/12 Lembeyan yang diwakili Serma Paimun mengajak kepada seluruh jamaah yang hadir dapat mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan suci Ramadahan. Diharapkan keberkahan dan kesucian nilai-nilai bulan ramadhan dapat diraih dan tercermin dalam perilaku kehidupan sehari hari sebagai hamba Allah SWT. Ungkapnya.

Sebagai acara inti dari kegiatan tersebut yaitu tausiyah yang disampaikan oleh KH. Mubazir dari ponorogo, Ia  berpesan kepada para santri untuk menggunakan waktu yang sebaik-baiknya, dalam belajar dan mengamalkan ilmunya. Karena di pondok pesantren merupakan tempat yang paling nyaman dan penuh barokah. “Bangga dan percaya dirilah bila menjadi santri, dikarenakan ilmu yang dimiliki adalah merupakan suatu kebanggaan untuk diamalkan. Ilmu merupakan hal yang bermanfaat untuk mengangkat martabat seseorang,”tterangnya” (R.12)

Tinggalkan Balasan