Magetan – Tidak terasa sudah memasuki akhir bulan sya’ban, yang berarti akan datang bulan suci Ramadhan. Ponpes  Al – Mutaqin Desa Temboro mengelar  pengajian Haflah Akhirussanah dalam menyambut Bulan suci Ramadhan dengan mengundang Forkopimda dan masyarakat desa Temboro. Selasa Malam(30/4/2019)

Pengajian Akbar ini dihadiri oleh Bupati Magetan Dr Drs. H Suprawoto, SH, M.Si. Dandim 0804/Magetan diwakili oleh  Kasdim Mayor Inf Mayor Muji Wahono, Kapolres Magetan di wakili Kabag Ren Kompol M.Sugiyata Mustofa, Danramil 0804/07 Karangrejo Kapten Inf Arif W, Kapolsek Karas AKP Santoso SH, Camat Karas Suwito, AP. M.SI,  KH. Agus Ali Qoyshan bin KH. Ahmad Abdul Hag  dari Watucongol Magelang Jateng, KH Ahmad Sofwan Pengasuh ponpes Al – Mutaqin, Babinsa Ds. Temboro Serda Edy S, Babinkamtibmas Ds. Temboro Bripka Yusuf  dan para santri dan masyarakat temboro.

Bupati Magetan dalam sambutannya mengatakan dalam menghadapi Bulan suci Ramadhan supaya ibadah puasa yang kita jalankan bisa diterima Allah SWT dan menjadi amal ibadah, Ia mengajak untuk saling memaafkan dalam rangka mensucikan diri menghadapi Bulan suci Ramadhan ini.

Lebih lanjut disampaikan Umat muslim patut bergembira dengan hadirnya bulan Ramadhan, sebab bulan tersebut merupakan bulan penuh pengampunan, bulan penuh dengan keberkahan, bulan Al Quran, bulan kasih syang, bulan kesabaran,, bulan taubat , serta bulan pembebasan dari api neraka. Bulan ramadhan  juga merupakan bulan yang ditunggu-tunggu kehadiranya oleh seluruh umat muslim di dunia. “tuturnya.

Agus Ali Qoyshan bin KH. Ahmad Abdul Hag dari Watucongol Magelang Jateng mengawali ceramahnya menyampaikan bahwa kegembiraan menyambut bulan Ramadhan bukanlah kebahagiaan bersifat fisik semata, tapi kebahagiaan yang utama dan kekal di sisi Allah yang dapat dirasakan jiwa. Kebahagiaan itu disebabkan karena adanya iman dan ilmu.

Kesadaran berpuasa karena mengetahui ilmunya akan melahirkan cinta. Dan orang-orang yang cinta kepada Allah akan merasakan getaran Ramadhan, sehingga ia mengharap-harap dan menanti-nanti dengan kemunculannya. Kecintaan inilah yang menjadi energy dan spirit untuk memburu rahmat Allah. Maka, menurut KH. Agus Ali Qoyshan di bulan Ramadhan nanti kita mesti hadirkan rasa cinta kepada ibadah dan Allah yang telah memerintahkannya.”jelasnya”

Tinggalkan Balasan