Magetan – Dandim 0804/Magetan  Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, SE. hadiri Parade budaya Jumbara PMR PMI Provinsi Jawa Timur, event lima tahunan ini  mendapat sambutan meriah dan antusias dari masyarakat Magetan, kehormatan bagi Kab. Magetan karena terpilih  menjadi tuan rumah Jumbara IX PMR PMI Se-Jatim. Kegiatan itu, akan berlangsung selama 5 hari yaitu 24-29 Juni 2019 dan diikuti oleh 1800 peserta yang dibagi menjadi 38 tim dari kabupaten/kota se- Jawa Timur.

parade budaya ini menampilkan kebudayaan dari daerah asal dari masing-masing kontingen. Itu juga terlihat dari pemakaian kostum dan penampilan mereka yang sangat maksimal.  Parade ini melakukan longmart dengan rute start di Secata Rindam V/ Brawijaya dan finish di depan Pendopo Surya Graha Magetan. Senin(24/6/2019)

Sepanjang jalan yang dilaluai respon masyarakat terhadap budaya parade budaya  ini sangat antusias. Itu bisa dilihat dari banyaknya penonton yang ramai di sepanjang jalan rute parade budaya ini. Tak ketinggalan Ketua PMI Jawa Timur Imam Utomo, Dandim 0804/Magetan  Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, SE beserta jajaran Forkopimda Magetan turut memberikan semangat dan pujian serta tepuk tangan dari panggung kehormatan yang ada di ujung jalan Panglima Sudirman Magetan.

Kang Woto pangilan akrab Bupati Magetan yang juga hadir pada parade budaya  mengatakan, ini sebagai bentuk kepedulian terhadap budaya bangsa yang sudah mulai di tinggalkan. PMR bukan hanya melakukan pertolongan, tetapi PMR juga peduli terhadap budaya bangsa “Dengan cara seperti ini anak-anak remaja yang mulai meninggalkan budaya asli daerahnya akan kembali cinta terhadap budayanya sehingga akan menambah wawasan dan keanekaragaman budaya bangsa Indonesia,” tuturnya.

Ia berharap para anak remaja bisa kembali melestarikan budaya bangsa ini. Ia pun berharap tidak hanya sampai di sini akan tetapi selamanya mereka dapat menjaga dan melestarikan budaya Indonesia. “Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap budaya bangsa Indonesia, memperkenalkan, membuat mereka cinta akan budaya Indonesia yang beragam,” pungkasnya. (Pen0804)

Tinggalkan Balasan