Magetan – Setelah sebulan lamanya menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, umat muslim merayakan Idul Fitri. Perayaan hari raya tersebut dihiasi dengan kebahagiaan dan saling bermaaf-maafan.  Kemudian ada satu tradisi yang hanya dilakukan di Indonesia saat Idul Fitri, yaitu Halal Bi Halal. Rabu (19/6/2019).

Bertempat di Pendopo Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan ,Peltu Hadi Kusnomo hadir dalam acara “Halal Bi Halal”.  Undangan yang hadir Ka Dindik Kabupaten Magetan Drs Joko santoso Mpd, Camat  Ngariboyo Drs Arif Ridwan MM, Danpos Ramil Ngariboyo Peltu Hadi kusnomo,Wakapolsek Ngariboyo Ipda Kusni,Bapak/ibu Guru Sekecamatan Ngariboyo,Ustajah Hj Siti Khomariyah dari Madiun.

Acara tersebut juga diisi dengan tausyah dari Ustajah Hj Siti Khomariyah dari Madiun. Yang intinya antara lain keunikan umat Islam Indonesia khususnya di Pulau Jawa tentang tradisi halal bihalal, Orang yang melaksanakan sholat Tarawih dilanjutkan dengan puasa.

Dan orang yang melaksanakan sholat Tarawih tanpa diikuti ibadah puasa, mereka sama-sama dihapus dosanya oleh Allah SWT, Idul Fitri berarti kembali bersih dan suci, dan amalan sodakoh.

“ Orang bangkrut yaitu orang yang telah melaksanakan amal ibadah dengan sebaik-baiknya, tetapi orang tersebut pernah menyakiti orang lain serta memakan haknya orang lain, namun orang tersebut tidak mau meminta maaf,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan