Magetan – Akreditasi adalah suatu pengakuan yang diberikan oleh lembaga eksternal terhadap hasil penilaian kesesuaian proses dengan standar yang berlaku (digunakan), sedangkan Akreditasi Puskesmas adalah suatu pengakuan terhadap hasil dari proses penilaian eksternal, oleh Komisioner Akreditasi terhadap Puskesmas, apakah sesuai dengan standar akreditas yang ditetapkan. Dengan hal tersebut Pukesmas Kawedanan Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan melaksanakan Survei Reakreditasi Kamis (1/8/2019).

Hadir dalam acara tersebut antara lain Kepala Puskesmas Kecamatan Kawedanan Dr.Rohmad , Forkopimca kecamatan Kawedanan : Camat Kawedanan Samsi Hidayat S.Sos M.Si , Kapolsek Kawedanan diwakili Wakapolsek Ipda Sudarso , Danramil Kawedanan diwakili Bati Tuud Serma Suwanto. Adapun Tim Survey dari Jakarta : Ni Made Indra Maharani SKM , Dr Hani Fahrudin , Dr Siti Nur Zaenab. Kasi Yankes Dinkes Kabupaten Magetan Bapak Imam Suwarso , Seluruh Kepala Desa jajaran binaan Puskesmas Kawedanan 9 Desa dan 2 Kelurahan , Ibu ketua penggerak PKK Kecamatan Kawedanan dan ibu- ibu Kader disetiap Desa

Adapun kegiatan berlangsung Wawancara dan tanya jawab yg berkaitan dengan Survei Reakreditasi Dari Tim Dokter dengan Forkopimca dan ibu- ibu Kader dari desa- desa tentang pelayanan Kesehatan dari Puskesmas ke masyarakat tentang posyandu dan posbindu dan sosialisasi kesehatan masyarakat yg lain. Kegiatan pertemuan tersebut guna persiapan menyamakan langkah dalam rangka Akreditasi Puskesmas.

Camat Kawedanan Samsi Hidayat S.Sos M.Si  dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tim akreditasi bukan momok yang menakutkan tetapi merupakan tim yang bertugas untuk menilai kelayakan pelayanan Puskesmas. Surveyor Puskesmas sudah merupakan pijakan untuk selanjutnya sebagai Puskesmas yang terpilih sebagai Pukesmas yang Akreditas.

Perlu kita ketahui bersama ada banyak manfaat dari Akreditasi Puskesmas antara lain : memberikan keunggulan kompetitif, memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Fasyankes, menjamin diselenggarakannya pelayanan kesehatan primer kepada pasien dan masyarakat, meningkatkan pendidikan pada Staf Fasyankes primer untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, meningkatkan pengelolaan risiko pada pelayanan pasien baik di Puskesmas maupun fasyankes primer lainnya dan penyelenggaraan upaya Puskesmas kepada masyarakat, membangun dan meningkatkan kerja tim antar staf fasyankes primer, meningkatkan reliabilitas dalam pelayanan, ketertiban pendokumentasian dan konsistensi dalam bekerja serta meningkatkan keamanan dalam bekerja (R10).

Tinggalkan Balasan