Babinsa Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan Dan Bela Negara Kepada Calon Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate

Karangrejo – Siswa calon warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Karangrejo Kabupaten Magetan yang akan di sahkan pada periode tahun 2019 ini yang pelaksanaannya dalam bulan Muharam atau bulan Suro nampak semangat dan antusias mengikuti Tes yang diadakan di Ranting Karangrejo Magetan “ujar  Ketua PSHT Ranting Karangrejo Bpk Sutarno.

 

Kegiatan yang di ikuti 96  orang calon warga baru putra dan putri yang mayoritas adalah masih tergolong usia remaja, kegiatan berbagai macam tes ini merupakan syarat wajib sebelum resmi disahkan menjadi warga PSHT, berlangsung di balai Desa Prampelan Kec.Karangrejo Kabupaten Magetan.

 

Bapak Sutarto yang selaku Ketua Ranting mengatakan berbagai tahapan harus dilalui sebelum resmi menyandang predikat Warga PSHT Tingkat I, termasuk Tes Jago yang merupakan salah satu tahapan akhir yang wajib diikuti oleh setiap calon warga PSHT.

 

Untuk menjadi warga PSHT itu harus mengikuti beberapa tahapan mulai dari sabuk polos (Hitam), Jambon, Hijau, Putih dan terakhir disahkan berhak meggunakan sabuk mori putih,  hal ini adalah tahapan yang harus dilalui seorang siswa sebelum sah menjadi Warga PSHT. Termasuk diantaranya Tes senam , jurus, kripen, penggunaan senjata jenis tongkat /toya, penggunaan senjata tajam dan bela diri terhadap serangan senjata tajam diantaranya adalah belati, clurit dan pedang, tri sula, termasuk tes Ke SH an dan harus nilai  lulus termasuk tes Jago milik calon warga, jelasnya.

 

Tes ini merupakan salah satu cara untuk memberikan motivasi dan pemahaman kepada calon warga tentang arti sebuah pengorbanan, sekaligus untuk mengetahui dan memastikan kesiapan siswa calon warga menyedekahkan Ayam Jago dalam Prosesi Pengesahan menjadi warga PSHT nanti.

 

Dalam kegiatan ini juga di hadiri Kapolsek Karangrejo, Babinsa Koramil Karangrejo, Ketua Ranting PSHT Karangrejo, Pengurus Ranting, serta seluruh  warga baru PSHT.

 

“Calon warga PSHT harus dapat menjadi suri tauladan serta paham terhadap ajaran PSHT yaitu mendidik  manusia yang berbudi pekerti luhur tau benar dan salah. “Perlu diketahui, ajaran PSHT adalah ajaran berbudi luhur. selain olah raga, seni, dan bela diri serta terus membina persaudaraan.  Untuk itu saya berharap mereka nantinya dapat mengamalkannya dan menjadi Warga PSHT yang bisa di terima baik dalam kehidupan bermasyarakat.

Jika semua warga menjalankan ajaran itu, saya yakin tidak akan timbul konflik,” tandas Babinsa Sertu Budi Utama yang selain itu juga memberikan bekal tentang wawasan kebangsaan dan pemahaman tentang bela negara.

 

” Calon warga yang akan mengikuti pengesahan.Diharapkan sadar, paham, dan punya jiwa patriotisme, jelas Babinsa sebagai pembina desa Prampelan yang saat itu berpatisipasi untuk di undang pengurus PSHT memberikan pembekalan dan pembinaan kepada calon warga baru.

 

Pengurus PSHT Ranting Karangrejo yang di sampaikan oleh Bapak Rudi menyampaikan terimakasih banyak kepada aparat Komando Kewilayahan yang selalu sinergi dengan para tokoh PSHT di wilayah sehingga bisa saling kerja sama dalam rangka menjaga situasi dan kondisi wilayah bisa menjadi semakin kondusif aman, pungkasnya. ( Arif-07 )

Tinggalkan Balasan