MAGETAN, Sebagai bentuk melaksanakan program deteksi dini dan cegah dini, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar kegiatan Deradikalisasi dalam rangka untuk meningkatkan dan mewaspadai ancaman radikalisme serta terorisme yang dikemas dalam bentuk Pengajian Umum. Pengajian Umum yang dilaksanakan malam ini dengan mengambil tema “Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Deradikalisasi di Kabupaten Magetan”. (Jumat/04/10).

Pengajian Umum yang diselenggarakan oleh Bakesbangpol ini bertempat di Masjid At Thoyibah Desa Bulugledeg Kecamatan Bendo. Sebagai Pembicara adalah KH. Muhtar Wahid, SST. yang dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Magetan Drs. Iswahyudi Yulianto, M.Si. Forkopimca Bendo antara lain Camat Bendo Tri Atmadi, S.Sos. Danramil 0804-13/ Bendo Kapten Inf Sarpan, Kapolsek Bendo AKP Endang Wahyuni, SH. Tokoh agama dan tokoh masyarakat serta warga masyarakat Desa Bulugledeg.

Setelah selesai melaksanakan sholat isya, warga masyarakat berbondong-bondong berdatangan ketempat acara untuk mengikuti pengajian umum tersebut. Setelah acara dibuka dengan bacaan Basmalah, seluruh undangan yang hadir dimohon berdiri untuk bersama-sama menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Dengan sikap sempurna dan penuh hikmad seluruh undangan menyayikan Lagu Kebangsaan tersebut. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala Bakesbangpol sebagai penyelenggara kegiatan.

Iswahyudi Yulianto dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh undangan dan warga masyarakat Desa Bulugledeg yang sudah hadir. Mari kita tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan deradikalisasi dalam rangka meningkatkan dan mewaspadai ancaman radikalisme serta terorisme. Jangan sampai warga masyarakat disini terpengaruh terhadap faham-faham radikalisme serta terorisme. Nanti kita dengarkan penjelasan dari KH. Muhtar Wahid, SST. sebagai pembicara mengenai radikalisme dan terorisme dalam ajaran Islam. Mari kita pupuk rasa persaudaraan diantara para warga guna tetap menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Danramil 0804-13/ Bendo Kapten Inf Sarpan mengajak seluruh warga agar tetap waspada terhadap ajaran-ajaran atau faham-faham yang menjurus pada perbuatan radikalisme dan terorisme. Waspadai kalau ada orang asing datang atau tinggal di desa kita. Apabila melihat gelagat orang tersebut yang mencurigakan segera laporkan. Inilah pentingnya deteksi dini dan cegah dini. Mari kita jaga desa kita tetap aman dan kondusif apalagi akan digelar Pilkades secara serentak. Laksanakan pesta demokrasi tingkat desa ini dengan jujur dan adil agar menghasilkan Kepala Desa yang betul-betul pilihan rakyat. Mari kita dukung program-program nasional dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (R13)

Tinggalkan Balasan