Magetan Maospati, Penyebaran Covid-19 telah membawa dampak yang signifikan bagi kesehatan masyarakat Indonesia. Namun selain upaya pencegahan utama terhadap Covid-19 kepada masyarakat, tetapi kemajuan kesehatan perempuan Indonesia dalam Keluarga Berencana dan kesehatan reproduksi juga perlu ditingkatkan.

 

Dengan mengacu tugas pokok dan fungsi BKKBN melalui PLKB di wilayah Kecamatan Maospati menggelar sosialisasi Penggerak KB di masa Pandemi Covid 19 yang dihadiri oleh kepala PLKB kecamatan Maospati Drs. Suyadi diikuti oleh Komandan Koramil 0804/06 Maospati yang diwakili oleh Batu Wanwil Pelda Sugianto serta dihadiri oleh kader kader KB di seluruh wilayah kerja kecamatan Maospati kurang lebih 30 orang pada Kamis, (23/07/2020).

 

Kepala PLKB kecamatan Maospati Drs. Suyadi dalam penyampaiannya mengatakan bahwa Pelayanan KB Pada Masa Normal mengatakan, upaya ini sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia tahun 2030. “Pencegahan terhadap Covid-19 juga sangat penting untuk melindungi masyarakat terhadap akses dan layanan KB. Dengan begitu pelayanan KB di masa New Normal harus segera digalakkan untuk mengantisipasi ledakan penduduk,” ujar Suyadi.

 

Tidak hanya itu untuk memperhatikan kondisi bidan dalam pelayanan juga merupakan faktor yang sangat penting. Bidan menjadi garda terdepan bersama Penyuluh Keluarga Berencana (PLKB) untuk melakukan pelayanan KB. Pada masa New Normal bidan harus dengan siap menyediakan masker, hand sanitizer, APD, sarung tangan dan memperhatikan protokol kesehatan. Petugas maupun bidan mempunyai peran yang paling besar dan luar biasa untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan stunting. “BKKBN dengan bidan bermitra sangat dekat, artinya bidan bukan segalanya tetapi tanpa bidan BKKBN itu bukan apa-apa,” tutur Suyadi.  (YUDI R06)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.