Magetan Panekan Jatim – Musim kemarau sangatlah rentan  dengan masalah air. Utamanya air yang diperlukan  untuk mendukung irigasi dibidang pertanian.Semua wilayah pedesaan merasa kekurangan air , sedangkan keberadaan air  disumber , debet airnya sdh sangat menurun akibat kemarau panjang. Forkopimcapun pada akhirnya harus turun tangan membantu penyelesaian masalah air irigasi dgn mengundang petugas dari dinas PU Pengairan.

 

Pada kesempatan giat Rapat koordinasi yang dihadiri unsur Kades dan Ketua HIPPA tersebut , Danramil 0804/03  menyampaikan beberapa penekanan / himbauan , diantaranya bahwa :

 

  1. Masalah air irigasi pertanian selalu muncul setiap tahun di musim kemarau. Oleh karenanya , diharapkan semua Kades wajib memelihara dan menanam pohon disekitar sumber air dan menghidupkan kembali sumber air yg mati dan pernah ada di desanya.

 

  1. Semua Desa pasti menginginkan pertanian di Desanya subur , tetapi tolong dikarenakan debet air sangat berkurang , hendaknya masing-masing Kades dan unsur HIPPA ( HImpunan Petani Pemakai Air ) menyadari dan menerima pembagian air irigasi yang sudah diatur oleh Dinas PU Pengairan Kabupaten , karena semua wilayah sangat membutuhkan air.

 

  1. Oleh karenanya diharapkan masings unsur HIPPA menghilangkan rasa ego dan menjaga kebersamaan / kekompakkan serta mematuhi hal hal terkait pembagian yang sudah disampaikan oleh bpk. Jumadi dari Dinas PU Pengairan. (kun/red)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.