MAGETAN – Rombongan Forkompinca Takeran didampingi petugas kesehatan melaksanakan operasi penertiban pemakaian masker di Pasar Kelurahan Takeran, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan.   Kegiatan ini dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19. Kamis (12/11/2020).

Danramil Tipe B 0804-11/Takeran Kapten Inf Suprianto saat pembagian masker mengutarakan bahwa kegiatan ini dalam rangka upaya preventif untuk mencegah dan melindungi warga dari penyebaran Covid-19, rupanya terus dilakukan oleh Pemerintah. Bahkan, jajaran Forkopinca getol blusukan ke perkampungan hingga pasar-pasar untuk membagikan masker kain secara gratis kepada masyarakat.

Kapten Inf Suprianto menjelaskan, pembagian masker di wilayah perkampungan penduduk sebagai upaya preventif melindungi dan mengedukasi warga dari Covid-19. Apalagi, protokol kesehatan juga mewajibkan masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Masker itu kita bagikan yang kain, supaya bisa dicuci dan dipakai lagi.

Di sisi lain, pembagian masker kain kepada masyarakat bertujuan pula untuk mengedukasi mereka. Dengan harapan, masyarakat bisa membuat sendiri masker berbahan dasar kain tersebut. “Masyarakat kita edukasi dengan masker kain, syukur-syukur mereka bisa membuat sendiri dan memperbanyak untuk dijual. Kalau mereka bisa membuat itu, akhirnya kan juga bisa meningkatkan ekonomi,” terangnya.

Camat  Takeran Drs Nanang menambahkan kegiatan ini dalam rangka persiapan penerapan new normal.  Saat ini kesadaran masyarakat memakai masker mulai pudar,  mereka  menganggap bahwa situasi saat ini sudah seperti sedia kala,  sehingga protokol kesehatan mulai ditinggalkan.  Untuk itu dengan kedatangan rombongan Forkopinca sekedar mengingatkan agar selalu patuh terhadap aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah khususnya Dinas Kesehatan.

Di samping membagikan masker gratis kepada para pedagang, pihaknya juga mengedukasi mereka agar menerapkan protokol kesehatan. Diantaranya, dengan saling menjaga jarak, rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitizer, hingga memakai APD (alat pelindung diri) seperti masker dan sarung tangan ketika berjualan di pasar.

Namun demikian, pihaknya berharap kepada para pedagang agar ikut berpartisipasi dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. Sebab, untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini harus dilakukan secara bersama. “Makanya kita beri stimulus bagikan masker gratis, supaya para pedagang itu juga ikut berpartisipasi,” pungkasnya. (R.11).

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.