Magetan. Pengamanan pintu masuk menuju Kabupaten Magetan makin ketat selama libur natal dan tahun baru 2021. Saat ini, pandemi covid-19 masih menunjukan angka penyebaran yang cukup tinggi. Di tengah pandemi covid-19 ini, masyarakat diminta untuk tetap di rumah bersama keluarga dan dilarang untuk mendatangi atau membuat kerumunan pada perayaan malam pergantiaan tahun.

Tak hanya itu, hampir seluruh wilayah di Tanah Air melarang perayaan malam pergantian tahun baru 2021. Larangan itu berkenaan dengan antisipasi penyebaran covid 19 di wilayah Kab. Magetan.

Dandim 0804/Magetan Ismulyono Tri Widodo  bersama Kapolres Magetan saat meninjau pos pengamanan Cemorosewu dan Terminal Maospati mengatakan, pos pengamanan di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur yaitu di Cemorosewu, Plaosan dan terminal Maospati kita perketat.

Bahkan setiap Pos masuk ke Kabupaten Magetan saat ini turut di dirikan posko pengamanan gabungan TNI Polri, tim kesehatan dan intansi terkait lainnya. Setiap pengendara yang hendak ke Kabupaten Magetan di cek suhu tubuh dengan menggunakan alat otomatis dan wajib rapid test antigen. Pemeriksaan ini untuk mencegah adanya warga yang memiliki gejala virus Corona masuk ke Kab. Magetan, “tegas Dandim

Sementara itu Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana mengatakan, bahwa pos pengamanan didirikan bukan sekedar untuk ancaman gangguan kemanaan. Namun menjaga masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Euforia malam pergantian tahun baru di Magetan yang biasanya selalu dilakukan masyarakat dengan beramai-ramai mendatangi Tempat Wisata Sarangan, Alun-alun Magetan, dan tempat lainnya, Itu sebelum adanya pandemi covid-19. “Namun dimasa pandemi Covid 19 ini, jika masyarakat tetap nekat, maka petugas gabungan TNI Polri akan bertindak tegas” ungkapnya. (Pen0804)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.