Magetan. –  Guna mengantisipasi timbulnya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) pada masa peralihan musim, Babinsa Desa Karangrejo Koramil Tipe B 0804/10 Kawedanan Serda Saekan melaksanakan pendampingan kegiatan Fogging oleh petugas Puskesmas Kawedanan di wilayah RT 20 dan RT 22 RW 09 Desa Karangrejo Kecamatan Kawedanan, Kab. Magetan. Rabu (21-02-2024).

 

Fogging atau pengasapan dilakukan sebagai salah satu metode pengendalian faktor penyebab penyakit DBD, dengan menggunakan mesin yang mengeluarkan asap berisi insektisida. Insektisida ini yang kemudian akan membunuh nyamuk dewasa penyebab utama penyakit DBD.

 

Kegiatan Fogging yang dilakukan petugas Puskesmas Kawedanan, Babinsa,Babinkamtibmas dan Kades Karangrejo beserta perangkat Desa tersebut dilakukan dengan menyisir rumah-rumah warga, khususnya di lingkungan yang memiliki genangan air atau berpotensi berkembangnya jentik nyamuk Aedes Aegypti.

 

Serda Saekan menuturkan, kegiatan fogging ini dilakukan sebagai sarana pencegahan terhadap penyebaran penyakit demam berdarah. Selain mendampingi penyemprotan fogging, babinsa juga melakukan imbauan supaya warga lebih peduli dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

 

“Untuk memutus perkembangan nyamuk Aedes Aegypti tidak cukup hanya dengan Fogging saja, tetapi juga dengan bantuan warga sekitar dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan 3M, yaitu menguras, menutup dan mengubur barang-barang yang dapat menampung air. Jika semua ini dilaksanakan oleh seluruh masyarakat maka Lingkungan menjadi  bersih indah nyaman dan wargapun terhindar dari Penyakit Demam Berdarah.” Pungkas Serda Saekan (R 10)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.