Magetan.kodim-magetan.com – Danramil 0804/10 kawedanan kapten inf Sarpan menghadiri acara penutupan KKN 235 Mahasiswa dari Universitas PGRI Madiun yang digelar di gedung aula kecamatan Kawedanan kabupaten Magetan, Kamis (16/02/2023).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Camat kawedanan ibu Ari Budi Astuti S.STP.Msi, Danramil 0804/10 kawedanan kapten inf Sarpan, Kapolsek Kawedanan di wakili oleh Aipda Totok K, Rektor 4 IKIP PGRI Madiun, Babinsa kelurahan kawedanan sertu agung NC, K3S Kawedanan Bpk Suparno SPG, kakel /kades wilayah Kecamatan kawedanan serta mahasiswa universitas PGRI Madiun sejumlah 235 orang .

Gedung aula kecamatan Kawedanan menjadi kegiatan acara penutupan KKN Universitas PGRI Madiun yang sudah melaksanakan kegiatan study kuliah kerja nyata yang berjalan hampir selama sebulan lamanya. Kegiatan yang digelar secara sederhana tapi berlangsung penuh kesan dan pesan. Mahasiswa dan mahasiswi yang sudah menyatu dengan masyarakat sekitar merasa tersanjung akan apresiasi yang diberikan segenap jajaran pemerintahan kecamatan Kawedanan dan masyarakatnya.

Banyak hal-hal yang didapat dari kuliah kerja nyata selama di wilayah kecamatan kawedanan. Kesan mendalam yang tersirat adalah suasana alam yang sejuk dan indah serta masyarakat yang ramah menjadi kesan tersendiri.

Ibu Ari Budi Astuti S S.T.P Msi, selaku camat kawedanan menyampaikan dalam sambutannya bahwa kehadiran mahasiswa mahasiswi Universitas PGRI Madiun sangat mengagumkan di berbagai desa wilayah kecamatan kawedanan, terutama di bidang pembangunan, kesehatan, kebersihan lingkungan dan kegiatan pemuda. “Kami sangat senang, adik adik sekalian ber KKN di wilayah kami, banyak ilmu yang kami dapatkan khususnya bidang kesehatan dan kegiatan-kegiatan lainnya dari adik adik sekalian ber KKN di sini,” tuturnya.

Di akhir acara Danramil 0804/10 kawedanan kapten inf Sarpan juga menyampaikan bahwa, saya sangat mengapresiasi apa sudah dilaksanakan oleh mahasiswa dan mahasiswi dari Universitas PGRI Madiun yang sudah berbagi ilmu dan pengetahuan yang didapat dari bangku kuliah untuk di aplikasikan di kehidupan nyata yang sebenarnya. Banyak masukan dan ide dari mahasiswa dan mahasiswi dari Universitas PGRI Madiun yang dapat diambil guna kemajuan di wilayah kawedanan.

Begitu juga sebaliknya banyak masukan dari masyarakat untuk mahasiswa dan mahasiswi dari Universitas PGRI Madiun yang bisa dibawa ke bangku kuliah untuk dijadikan bahan revisi dan kajian dari ilmu dan kenyataan dilapangan yang terkadang tidak sesuai antara teori dan praktek. “Ucap Danramil” (R 10)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.